candi borobudur

Ingin Tahu Sejarah Singkat Candi Borobudur?

Candi Borobudur – Butuh informasi sejarah tentang candi Borobudur? Boleh deh, scroll terus agar wawasan kamu semakin bertambah. Candi Borobudur merupakan situs yang telah diakui dunia. Candi yang juga menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia. Bangunan bersejarah ini telah menjadi satu-satunya candi Budha terbesar di dunia. Tidak heran bukan jika candi ini menjadi salah satu candi yang telah dipilih wisatawan saat melakukan kunjungan ke Jogja.

Lokasi Candi Borobudur

Meskipun menjadi salah satu destinasi favorit saat kunjungan ke Jogja, candi Borobudur bukan termasuk wilayah Jogja lho. candi ini berada di Jalan Badrawati, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Jadi jangan salah sebut dengan melakukan pencarian Candi Borobudur Jogja yah.

Sejarah

Sejarah singkat tentang candi Borobudur ini dimulai dari kerajaan Mataram Kuno. Candi ini dibangun oleh keturunan Wangsa Syailendra pada abad ke-8 Masehi yang bernama Samaratungga. Diketahui oleh Thomas Standford Rafles pada sekitar tahun 1814.

Masa ditemukan pertama kali candi Borobudur keadaannya berserakan dan terpendam tanah. Candi ini memiliki 10 tingkat dengan tinggi total 42 meter. Usai di restorasi, candi Borobudur ini hanya memiliki ketinggian 34,4 meter dengan luas 15.129 meter persegi. Tiap lantai di candi ini berbentuk persegi. Hanya saja lantai ke tujuh sampai ke sepuluh berbentuk bulat.

sejarah candi borobudur

Sejarah Candi Borobudur

Dari informasi yang terterakan prasasti Kayuwungan candi ini selesai dibangun pada 26 Mei 826 yang mana hampir 100 tahun sejak awal dibangun. Konon katanya, arti Borobudur merupakan gunung berteras. Disebut juga Buddhara. Akan tetapi ada pendapat lain mengenai candi ini yakni berarti Biara yang berada di tempat tinggi.

Selanjutnya, ketinggian Candi Borobudur menurut pendapat para ahli pada ketinggian 235 mdpl. Pemikrian tersebut didasarkan oleh studi Geologi yang mana mengatakan bahwa Candi Borobudur adalah kawasan danau besar. Oleh sebab itu, desa-desa di sekitar candi ini memiliki ketinggian sama. Juga berlaku pada candi lain yaitu Candi Pawon dan Candi Mendut.

Sementara itu, sejarawan lain seperti Casparis menyatakan dari Prasasti tanggal 842 AD, Borobudur merupakan salah satu tempat untuk berdoa. Prasasti ini mengandung kata “Kawula I Bhumi Sambhara). Arti dari kata ini adalah kesucian dan Bhumi Sambara serta nama sudut di Candi Borobudur.

Setiap lantai di candi Borobudur ini mengandung tema berbeda. Pasalnya setiap tingkat yang ada telah melambangkan kehidupan manusia. Hal ini juga disesuaikan dengan ajaran Buddha Mahayana yaitu setiap individu yang telah mencapai tingkat kesempurnaan seorang sebagai seorang Buddha.

Setiap lantai yang ada di Borobudur juga memiliki relief yang apabila dibaca sampai runtut akan membawa kita memutari candi sesuai dengan jarum jam. Demikian sejarah singkat candi Borobudur. Istimewanya candi Borobudur telah ditilik hingga kini. sudahkah kamu?

Baca juga Candi Ijo Jogja merupakan candi tertinggi di Jogja

Fasilitas

Fasilitas di candi Borobudur sudah sangat lengkap. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan adanya toilet, makan di lokasi, juga oleh-olehnya. Di lokasi ini sudah banyak pedagang yang berbaris dengan penawaran barang dagangan sebagai oleh-oleh. Barisan pedagang yang menawarkan makanan juga tidak kalah ramai.

fasilitas candi borobudur

Fasilitas Candi Borobudur

 

Wisata Bukit Selo Langit Yogyakarta

Akses

Akses menuju ke lokasi ini amat mudah. Dari Jogja pengunjung cukup menuju ke arah Jalan Jogja-Magelang. Selanjutnya menuju ke kawasan Magelang ikuti jalan hingga menemukan lampu merah kedua di kabupaten Magelang. Kemudian ambil kearah kiri menuju ke gapura besar Candi Borobudur. ikuti jalan hingga kamu temukan candi terbesar di dunia ini. Asiknya kesana dengan sewa motor di jogja lho, Usai berkeliling dari candi Borobudur, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan ke candi Mendut serta candi Pawon. Ataupun ke wisata alam lainnya seperti Ketep Pass dengan view Merapi nan gagah beserta gardu pandangnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *